GUNUNG WELIRANG 3156 MDPL
Gunung Welirang: Puncak Belerang Sang Kembaran Arjuno
Gunung Welirang adalah sebuah gunung berapi kerucut (stratovolcano) aktif yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Dengan puncaknya yang mencapai ketinggian 3.156 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini merupakan salah satu puncak utama dalam kompleks pegunungan Arjuno-Welirang.
Nama "Welirang" (atau Wlirang) berasal dari bahasa Jawa yang berarti "belerang" (sulfur). Penamaan ini sangat tepat, karena puncak Gunung Welirang merupakan kawah aktif yang terus-menerus mengeluarkan asap solfatara dan menjadi salah satu lokasi penambangan belerang tradisional paling terkenal di Indonesia.
Gunung ini secara administratif berada di perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Pasuruan.
Karakteristik Utama
Status Gunung: Gunung Welirang berstatus Tipe A (aktif) dan dipantau secara ketat. Aktivitasnya ditandai dengan fumarol (lubang uap) dan solfatara (lubang gas belerang) yang intens di kawah puncaknya.
Kompleks Arjuno-Welirang: Welirang sering dianggap sebagai "kembaran" dari Gunung Arjuno (3.339 mdpl) yang menjulang tepat di sebelahnya. Keduanya terhubung oleh sadel (punggungan) yang dalam dan luas yang dikenal sebagai "Lembah Lali Jiwo".
Area Konservasi: Seluruh kawasan pegunungan ini masuk dalam pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.
Aktivitas Penambangan Belerang Tradisional
Daya tarik utama dan ciri khas Gunung Welirang adalah aktivitas penambangan belerang tradisionalnya. Pemandangan para penambang yang memikul keranjang-keranjang berisi bongkahan belerang kuning menyala dari kawah adalah hal yang umum dijumpai di jalur pendakian.
Para penambang ini secara manual menuruni kawah yang beracun, memecah belerang, dan memikulnya sejauh puluhan kilometer ke pos penampungan di bawah (dikenal sebagai Kop-kopan). Aktivitas heroik ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi urat nadi ekonomi bagi desa-desa di lerengnya.
Pendakian Gunung Welirang
Mendaki Gunung Welirang menawarkan pengalaman unik, di mana pendaki dapat menyaksikan langsung fenomena alam vulkanik dan aktivitas penambangan yang gigih.
Jalur Tretes (Pasuruan): Ini adalah jalur paling populer dan paling landai, meski jaraknya sangat panjang. Jalur ini melewati pos Kop-kopan (penampungan belerang) dan sering digunakan oleh para penambang. Jalur ini juga merupakan akses utama menuju Gunung Arjuno.
Jalur Cangar (Batu/Mojokerto): Jalur ini terkenal karena dimulai dari kawasan Pemandian Air Panas Cangar. Medannya lebih bervariasi dan menawarkan pemandangan yang berbeda, melewati padang sabana sebelum mencapai puncak.
Puncak Welirang bukanlah sebuah titik runcing, melainkan bibir kawah yang luas dan aktif. Pendaki harus sangat berhati-hati terhadap gas beracun (H2S) yang pekat, terutama jika angin tidak berembus kencang.
Wisata di Lereng Welirang
Kawasan di sekitar Gunung Welirang juga merupakan destinasi wisata yang populer:
Pemandian Air Panas Cangar (Batu): Terletak di kaki gunung, menjadi titik awal pendakian sekaligus tempat rekreasi favorit.
Air Terjun Kakek Bodo & Putuk Truno (Tretes, Pasuruan): Berada di kawasan lereng utara, menawarkan kesejukan alam khas pegunungan.
Komentar
Posting Komentar